Pada hari Kamis, 25 September 2025, SMA Negeri 5 Surabaya mengadakan kegiatan Pelatihan Praktis Artificial Intelligence (AI) yang dibimbing langsung oleh tim dosen dan mahasiswa dari Departemen Teknologi Informasi FTEIC (Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Pelatihan ini dipimpin langsung oleh petinggi FTEIC ITS diantaranya Dekan FTEIC ITS, Prof. Dr. Diana Purwitasari, S.Kom., M.Sc., yang juga alumni smala angkatan 1996, Dr. R.V. Hari Ginardi, Kepala Departemen Teknologi Informasi ITS, Kepala Laboratorium Algoritma & Pemrograman (AP); Dr. Dwi Sunaryono, S.Kom., M.Kom. yang bekerja sama dengan Ikatan Alumni SMAN 5 Surabaya (Ikasmanca) yang diwakili oleh Adi Dharma (Ketua), Sugeng Hariadi dari angkatan 1988 dan Pius Mulyo Wiseso dari angakatan 1992., yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di lingkungan SMA Negeri 5 Surabaya dalam menghadapi era digital dan kemajuan teknologi AI.

Dengan pendekatan yang aplikatif dan hands-on, para guru tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga langsung mencoba membuat mmateri dengan memanfaatkan AI. Materi.

Pelatihan ini dilaksanakan dengan pendekatan praktik (hands-on) agar para guru dapat langsung merasakan dan mencoba implementasi AI. Materi yang disajikan biasanya meliputi; Pengantar Konsep Dasar AI: Penjelasan sederhana tentang apa itu AI, mesin pembelajaran, dan pembelajaran mendalam, serta bagaimana teknologi AI ini bekerja. Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran; Pemanfaatan dan penggunaan platform AI sejenis (seperti Wayground, WordWall, ChatGPT) untuk membantu menyusun materi ajar, membuat soal, atau memberikan umpan balik kepada siswa.

Sebagai kesimpulan bahwa penggunaan AI sebagai tool pembelajaran bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan untuk mendukung dan memperkuat peran pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan pemanfaatan yang tepat dan bijak, AI dapat menjadi alat bantu pendidikan menuju pembelajaran abad ke-21 yang lebih cerdas dan adaptif.

Kegiatan ini disambut antusias oleh Kepala SMAN 5 Surabaya (Sukirin Wikanto, S.Pd, M.Pd.) dan para guru, karena memberikan pengalaman belajar yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Diharapkan melalui pelatihan ini, guru SMA Negeri 5 Surabaya dapat lebih termotivasi untuk mendalami bidang teknologi dan sains, serta lebih berinovatif dalam memberikan bekal murid untuk melanjutkan studi di jenjang pendidikan tinggi.

Sebagai penutup kegiatan, para peserta yang terdiri dari 55 guru SMA Negeri 5 Surabaya diberi tugas secara kelompok untuk menerapkan materi yang disampaikan hari ini ke dalam pembelajaran di kelas dan dokumentasikan.